Warehouse Management System

Warehouse Management System menyatukan empat marketplace, dua gudang, dan lantai gudang di antara keduanya ke dalam satu platform yang sepenuhnya dimiliki perusahaan itu sendiri — lengkap dengan jalur keluar yang terdokumentasi dan teruji dari platform order sewaan. Order tersinkronisasi otomatis, aplikasi pemindaian lima tahap memproses paket mulai dari picking, QA berbasis kamera, packing, hingga serah terima, label dicetak per wave, dan setiap rupiah direkonsiliasi dengan jumlah yang benar-benar dibayarkan marketplace.

Pusat order Warehouse Management System dengan sebelas tab status dan jumlah live, kartu filter, serta baris order yang menampilkan produk, kurir, nomor resi, pembeli, kota, dan status dari empat marketplace.

Empat marketplace. Dua gudang. Satu sistem milik sendiri sepenuhnya.

Setiap order yang diterima bisnis ini harus melewati sistem yang bukan miliknya sendiri. Order masuk lewat empat marketplace berbeda, dikumpulkan oleh platform order pihak ketiga yang disewa, diteruskan ke rangkaian middleware, dan baru setelah itu tercatat sebagai pendapatan di bagian akuntansi. Paket memang terkirim, tetapi platform itulah yang menentukan cara gudang bekerja. Platform itu tidak bisa dikembangkan, menagih biaya langganan setiap bulan, dan tertutup — ketika ada angka yang terlihat janggal, tidak ada tempat untuk menelusurinya.

Kami membangun sistem yang sepenuhnya mereka miliki: sinkronisasi order, aplikasi lantai gudang, label pengiriman, dan rekonsiliasi keuangan di satu server milik sendiri. Fase 1 sengaja dibuat read-only terhadap semua marketplace — tidak pernah melakukan pengiriman, pembatalan, atau permintaan label. Tim pun bisa menyandingkan layar baru dengan layar lama pada order live yang sama sebelum benar-benar berpindah; kegiatan operasional tidak berhenti sehari pun. Dibangun oleh Agentiq untuk penjual marketplace Indonesia yang identitasnya dirahasiakan: merek, nomor order dan resi, nama produk, nama staf, serta alamat bersifat fiktif, dan semua tampilan layar menggunakan data sampel sintetis.

Keunggulan produk

  • Dashboard yang Sekaligus Antrean Kerja

    Ringkasan fulfillment yang dirancang sebagai antrean kerja: jumlah paket pada kelima tahap, peringatan kuning untuk paket yang terlalu lama belum masuk proses picking, produktivitas per staf yang muncul sendiri dari data scan, bukan dari absensi terpisah, serta jumlah paket yang sudah diserahkan ke kurir dan yang masih menunggu, per kurir.

    Ringkasan fulfillment yang menampilkan pipeline paket lima tahap beserta jumlahnya, peringatan yang butuh penanganan manusia, produktivitas per staf, dan pengiriman per kurir.
  • Lima Tahap Scan, Empat Stasiun

    Pipeline pemindaian lima tahap ini dipasang ke ponsel yang sudah dimiliki tim gudang lewat sebuah link, dan berjalan di empat stasiun — picking, QA berbasis kamera di meja QA, packing, dan serah terima, dengan setiap tahap mencatat siapa yang mengerjakannya dan kapan. Sudah diterapkan dan diuji coba secara menyeluruh dari ujung ke ujung pada paket sungguhan, sebelum klien beralih penuh ke sistem baru.

    Tiga ponsel yang menampilkan layar picking, packing, dan serah terima ke kurir dari aplikasi lantai gudang.
  • Angka Keuangan yang Cocok Sampai Nol

    Pendapatan, settlement marketplace, dan penyesuaian tampil dalam satu baris per order, dengan kolom selisih yang menunjukkan angka nol berwarna hijau ketika ketiga sistem sudah sepakat — dan status kosong apa adanya ketika marketplace memang belum membayar.

    Tabel keuangan dengan kartu ringkasan, pendapatan, settlement marketplace, dan penyesuaian per order, kolom selisih, serta rincian ledger biaya yang terbuka.

Rincian fitur

  • 01

    Satu Pusat Order untuk Empat Marketplace

    Setiap order dari Shopee, TikTok Shop, Lazada, dan Blibli menjadi satu bentuk data yang seragam, dengan satu set istilah status, satu peta gudang, dan satu daftar kurir. Sebelas tab status memuat jumlah yang live, filternya rinci, dan kondisi filter tersimpan di URL — sehingga tampilan apa pun bisa dikirim sebagai link yang tinggal dibuka rekan kerja. Keempat marketplace sudah dipetakan ke model ini; tiga di antaranya tersinkronisasi terus-menerus, sedangkan yang keempat mengikat satu toko ke satu API client dalam satu waktu — aturan platform, bukan cacat sistem — sehingga feed live-nya baru menyusul setelah cutover fulfillment, sementara data keuangannya masuk lewat file.

    Pusat order dengan sebelas tab status, kartu filter, serta baris order lengkap berisi rincian produk, kurir, nomor resi, pembeli, dan kota.
  • 02

    Dua Jalur Masuk, Tidak Ada yang Terlewat

    Order masuk lewat dua jalur independen sekaligus — marketplace memberi tahu sistem begitu ada perubahan, dan proses latar belakang membaca ulang setiap channel setiap lima menit, kalau-kalau pemberitahuan itu tidak pernah datang. Tidak ada jalur yang dipercaya sendirian: setiap order selalu dibaca ulang langsung dari API marketplace sebelum apa pun ditulis.

    Diagram dua jalur masuk data — push dari marketplace dan polling terjadwal — yang bertemu pada pembacaan ulang ke API marketplace, dengan jadwal job dan riwayat eksekusi terakhir di sampingnya.
  • 03

    Wave Cetak yang Tidak Mungkin Mencetak Dua Kali

    Sebuah wave cetak membekukan daftar ordernya begitu dibuat, sehingga PDF label termal dan daftar sortir A4 dihasilkan dari daftar tersimpan yang sama persis. Order yang sudah pernah dicetak selalu dikecualikan dan setiap pencetakan tercatat per order, karena sistem lama pun masih bisa mencetak paket yang sama. Kolom perbandingan jumlah label tercetak dan jumlah yang dibekukan berubah kuning ketika sebuah wave mencetak label lebih sedikit daripada yang dicadangkannya.

    Layar wave cetak dengan tiga tombol batch berdasarkan kecepatan kurir dan tabel wave, di samping contoh label pengiriman termal berukuran 100 x 150 milimeter.
  • 04

    Pemetaan yang Dipegang Tim Operasional

    Tiga registri mengubah data empat marketplace yang tidak konsisten menjadi satu bahasa operasional: kode gudang diarahkan ke lokasi fisik yang sebenarnya, lokasi penyimpanan dinonaktifkan alih-alih dihapus, dan setiap variasi penulisan jasa kirim di tiap marketplace dipetakan ke satu kurir. Pencocokan dilakukan lewat kecocokan persis, lalu alias terdaftar yang paling panjang — dan justru itulah yang menjaga agar layanan kargo sebuah jasa kirim tidak tertukar dengan layanan ekspresnya.

    Registri kurir dengan chip alias per jasa kirim dan badge kelas layanan, di samping panel pemetaan gudang yang menandai satu kode gudang marketplace yang belum dipetakan.

Miliki sistem fulfillment Anda sendiri, jangan menyewanya.

Olaif Purchase — dashboard utama

Olaif Purchase

Portal pemesanan self-service untuk B2B & distributor dengan harga per pelanggan, pembayaran instan via Xendit, pembacaan purchase order dengan AI, dan sinkronisasi real-time ke Zoho Books.

Lihat Detail untuk Olaif Purchase

Mulai dari Rp 10 juta, bangun app Anda hari ini.

Ceritakan kebutuhan Anda, dan kami bantu mewujudkannya menjadi aplikasi nyata.

Chat dengan kami viaWhatsApp